Senin, 23 Mei 2016

NOODLE KING 누들킹 - Another Place to Have Jjajangmyeon in Jakarta



Masih di sekitaran PIK juga, kali ini saya mampir ke sebuah tempat yang bernama NOODLE KING yang letaknya tepat di sebelah Shirokuma (yang nampaknya sedang tutup - mungkin sedang renovasi). Dari namanya, kita bisa menebak menu andalan restoran ini, yaitu mie, namun mie seperti apa yang bisa kita temukan di tempat? NOODLE KING menawarkan menu Korean noodle seperti jjampong, jjajangmyeon, juga naengmyeon, juga beberapa menu lainnya. Mari kita intip tempat ini.




First thing first, kalau biasa di restoran Korea kita mendapatkan free drink, lain halnya di tempat ini. No free drink - hal penting buat manusia yang kadang hobi hemat seperti saya. Tetapi harga minuman di sini cukup reasonable.

Kimchi - free

Untuk banchan (side dish), NOODLE KING menyediakan kimchi dan acar timun. I love their kimchi, pas di lidah saya.

Jumokbab - IDR 35,600

Jumokbab atau rice balls ini adalah menu rumahan khas Korea. Kalau suka nonton acara Korea, pasti pernah melihat menu ini dibuat untuk dibawa piknik atau untuk jadi bekal anak ke sekolah. Jumokbab ini berupa nasi yang dicampur dengan dengan seaweed, daging ayam, telur dan dibumbui dengan wijen lalu dikepal dan dibentuk bulat-bulat. Seporsi Jumokbab berisi 6 pieces rice balls. Rasanya lumayan enak, dengan aroma wijen yang kuat.

Japchae - IDR 70,500

Kalau menu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi pecinta makanan Korea - mie gelas yang dimasak dengan sayur-sayuran dan daging sapi. Jadi bagaimana rasa Japchae dari NOODLE KING? It was overall nice, but a bit too sweet for my liking.

Jjajangmyeon - IDR 55,200
Jjajangmyeon - IDR 55,200

Dan ini adalah menu yang paling saya look forward di tempat ini. So, I have this one particular place to have my jjajangmyeon (yes that famous place), so this review might be a bit comparing since I've made the other place my 'best place to have jjajangmyeon in Jakarta' benchmark. Dan saya sempat membaca beberapa review yang mengatakan versi NOODLE KING lebih enak. Jadi bagaimana rasanya? Not bad at all - tapi sekali lagi bumbunya masih sedikit lebih manis dari selera lidah saya. Last result: the Jjajangmyeon from the other place still wins my tongue.

Cheese Buldak - IDR 84,900
Cheese Buldak - IDR 84,900

Saya juga  mencoba menu yang nampaknya cukup banyak dipesan di sini yaitu Cheese Buldak . Cheese Buldak  terdiri dari grilled chicken yang dimasak dengan bawang bombay, sayuran, dibumbui dengan spicy Korean sauce dan disajikan dengan melted cheese di atasnya, Rasa pedasnya khas Korea banget, if you know what I mean - that stinging kind of spiciness, but a good one. Saya berkespektasi bahwa kejunya masih panas dan meleleh-leleh (like a cheese fondue), tapi saat disajikan kejunya rupanya sudah lumayan mengeras. But it was still delicious anyway.

My conclusion: not the best place to have Jjajangmyeon, but still worth a try. I might be back to try their Tangsuyuk, Mandu, and Bibimnaengmyeon.

-------
NOODLE KING 누들킹 
Rukan Crown Golf Blok A no.31
Tel. (021) 29424861
Mon-Fri 11.00-21.30
Sat-Sun 11.00-22.30
Instagram @noodlekingpik



Noodle King Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Minggu, 22 Mei 2016

BUNS & MEAT - Burgers, Pork, and More All The Way From KL to Jakarta



Hey there! Setelah beberapa lama, akhirnya saya kembali ke daerah PIK (Pantai Indah Kapuk). Memang wilayah satu ini gak ada matinya. Setiap saat ada saja restoran baru yang muncul, dan tak sedikit juga yang tutup. Kali ini saya mampir di sebuah restoran baru di Rukan Crown Golf Blok D (sederet Sumoboo, Ikkudo Ichi, The Cup, Born Ga, dan lainnya) yang bernama BUNS & MEAT. Restoran yang berspesialisasi di bidang burger dan per-pork-an ini berasal dari Kuala Lumpur dan membuka cabang pertamanya di Jakarta baru-baru ini. Let's check this place out!
Saya datang pada sekitar jam lunch di hari Sabtu dan restorannya full house. Dan kalau Jakarta lagi panas-panasnya, siap-siap aja sedikit berkeringat karena bagian depan restoran ini beratapkan kaca sehingga matahari menyengat langsung pengunjung yang duduk di bagian depan restoran, the good side is - you get your natural lighting for some photographs. 






BUNS & MEAT ini pernah mendapatkan gelar Best Restaurant, Best Burgers, best Ribs, Best Wraps, Best French Fries dari salah satu web food directory di Malaysia. Jadi penasaraan kan seenak apakah makanan di sini? Dan inilah beberapa makanan yang saya coba di BUNS & MEAT.


Menu BUNS & MEAT terdiri dari beberapa menu Starters, Burgers, Ribs, & Pasta. Kebanyakan menunya menggunakan pork, mungkin hanya ada sedikit menu yang non-pork seperti misalnya Chicken Burger. Dan sebagai penikmat, sudah pasti saya mencoba menu yang mengandung pork.

Char Siew - IDR 65,000
Char Siew - IDR 65,000

Char Siew ini merupakan salah satu menu Starters andalan BUNS & MEAT. Potongan roast pork berlemak ini disajikan dengan saus yang manis dan House Special Chili Dip. If you love your pork sweet and fatty, you gotta love this tender Char Siew.

Deep Fried Roasted Pork Belly with House Special Chili Dip - IDR 65,000
Deep Fried Roasted Pork Belly with House Special Chili Dip - IDR 65,000

As for me, I love my pork savory and crispy - so I fell for this Deep Fried Roasted Pork Belly. House Special Chili Dip dari BUNS & MEAT memiliki flavor bawang putih yang strong dan karena saya suka bawang putih, potongan babi yang garing dan asin ini terasa cukup addictive terutama setelah dicocol dengan dipnya.

The Runny Mess - IDR 79,000
The Runny Mess - IDR 79,000

Setelah mencoba starters yang cukup sinful itu, saya mencoba salah satu menu burger yang ada di BUNS & MEAT yaitu The Runny Mess. Burger ini terdiri dari burger patty, pork bacon, poached egg, dan cheese sauce. I think the name came from the idea of cutting the poached egg then the egg yolk will burst out and creates a mess #sotoy. Just try to imagine the taste, and yes it was good! Even their fries and coleslaw were good, except the salad dressing was a bit to creamy.

For you pork and burger lovers, I think this place worth a try. I'm kinda curious about their ribs and pasta dish, so maybe there'll be a second visit.

-------
BUNS & MEAT
Rukan Crown Golf Block D No.28
Jl. Pantai Indah Kapuk
Jakarta Utara
Tel. (021) 22512935
www.facebook.com/BunsAndMeat.Id

Instagram @bunsandmeat.id


Buns & Meat Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Senin, 09 Mei 2016

LOCARASA (Kemang) - Your Local Gelato, Coffee, Cookies Place



Es krim rasa cokelat, stroberi, dan vanila sudah biasa. Nah, bagaimana kalau es krim dibuat dengan rasa lokal? Kenalkan LOCARASA, sebuah tempat di Kemang yang menawarkan es krim rasa lokal seperti rasa martabak, klepon, sampai rujak (yeah you don't read it wrong - rujak sorbet it is). hidden gem yang terletak di Plaza Kemang 88 ini menawarkan gelato, cookies, dan kopi dengan rasa dan bahan-bahan lokal yang unik, juga sangat affordable. Mari kita lihat apa saja yang bisa ditemukan di tempat ini.




 

Tempat ini cukup asik dan nyaman untuk duduk-duduk ngopi dan ngobrol. Di LOCARASA kita dapat menikmati  gelato, cookies, dan kopi yang bahan-bahannya diperoleh berasal dari lahan-lahan subur yang ada di Indonesia, dan dipelihara oleh petani yang dikenal secara pribadi oleh pemilik tempat ini. Jadi sambil ngemil dan ngopi, kita juga turut mendukung para petani lokal. Berikut cuplikan dari beberapa gelato, cookies, dan kopi produksi LOCARASA.





Sejujurnya saya gak paham soal kopi, tapi yang saya tahu, biji kopi asal Indonesia banyak dicari oleh pecinta kopi di seluruh dunia. Harga kopi di sini juga cukup murah dibandingkan dengan harga kopi di coffee shop lainnya. Sambil minum kopi kita juga bisa menikmati cemilan lokal seperti risoles ayam, singkong goreng, dan lainnya. LOCARASA juga menyediakan cold brew dalam kemasan seperti di bawah ini.


Untuk Cold Brew ini ada 3 rasa yang dapat dicoba: Original, Hazelnut, dan Vanilla. Saya membawa pulang Cold Brew Vanilla untuk dicoba di rumah, dan karena saya bukan pecinta kopi, saya kasih ke ayah saya yang sehari-harinya peminum kopi dan beliau menyukai Cold Brew dari LOCARASA ini. So, I think their coffee should be fine.


LOCARASA juga menjual kue kering dengan berbagai rasa dalam kemasan dengan desain yang menarik dan berwarna-warni. Kalian dapat mencoba cookies dengan rasa mulai dari keju, pisang mulut bebek, kenari Jailolo, sampai rasa roa, dan rendang di tempat ini. Bagaimana rasa cookiesnya? Saya membawa pulang yang rasa rendang, dan ternyata rasanya enak dan nagih! Rasa rendang-nya sih tidak terlalu kuat, namun secara keseluruhan, cookiesnya savory dan sedikit spicy - sesuai selera saya banget.


Dan ini barisan depan produk andalan LOCARASA. Kenapa barisan depan? Karena display gelato inilah yang menyambut saya begitu saya sampai di tempat ini. Berbagai gelato dan sorbet dengan rasa unik bisa kalian coba di tempat ini. Apa saja yang unik dan patut dicoba?



LOCARASA menyediakan gelato dan sorbet dengan rasa unik seperti Rujak Sorbet, Sawo Sorbet, Kemangi, STMJ (susu, telur, madu, jahe), Klepon, juga Martabak. Selain itu ada juga rasa yang mungkin cukup umum namun menggunakan bahan lokal seperti Vanilla Flores, Capucino Toraja, dan lain sebagainya. Gelato ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau - IDR 20,000 /100 gram ( max 2 flavour), dan  IDR 25,000 /200 gram ( max 3 flavour).


Saran saya, kalau mau coba mix rasa-rasa yang unik, campurlah yang manis, dengan yang tidak terlalu manis. Misalnya rasa Klepon rasa dan Martabak yang manis dengan Rujak Sorbet yang asam manis pedas. Dan kalau mix 3 rasa / 200 gr, ukurannya besar loh, cukup lama saya menghabiskannya.


Kalau mungkin mau mix yang biasa-biasa saja, bisa coba mix Banana, Avocado, dan Chocolate Kenari. Hmm, delish!

 Nah, ini beberapa produk yang juga saya bawa pulang untuk dicoba di rumah.


Chocolate Kenari Spread ini boleh dicoba banget. Campuran dari Dark Chocolate dengan Kenari Jailolo. 


Roa Spread dari LOCARASA yang belakangan jadi teman makan nasi saya juga patut dicoba.

Saya rasa melalui kunjungan saya ke LOCARASA, saya diingatkan kembali bahwa Indonesia memiliki hasil tani yang berkualitas dan patut diperhitungkan. Semoga lebih banyak lagi tempat yang dapat mengedepankan hasil tani Indonesia dan memproduksinya dengan kreatif seperti LOCARASA. 

-------
LOCARASA
Plaza Kemang 88
Jalan Kemang Raya no.88
Jakarta Selatan
Tel. (021) 7191808
Facebook: LOCARASA
Instagram : @LOCARASA
Twitter : @LOCARASA_ID
Opening Hour
Minggu – Kamis: 08.00 – 24.00 WIB
Jumat & Sabtu : 08.00 – 02.00 WIB



Locarasa Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Rabu, 04 Mei 2016

NOW! IN SEASON - Fresh and Healthy Seasonal Australian Fruits at Transmart Carrefour


Saya adalah orang yang kurang dapat menikmati buah, sehingga kadang saya bertanya, apakah salah saya atau salah buahnya? Sedangkan saya tahu, betapa pentingnya mengkonsumsi buah-buahan. Jadi, beberapa hari lalu saya mampir ke acara NOW! IN SEASON AUSTRALIA 2016, sebuah acara yang memperkenalkan produk unggulan dari hasil pertanian Australia, terutama negara bagian Victoria. Saya sempat berpikir, apa bedanya buah-buahan dari Victoria ini dengan buah-buahan yang biasa saya makan? Ternyata memang berbeda!



Buah-buahan dari NOW! IN SEASON AUSTRALIA 2016 ini dapat ditemukan di semua cabang Transmart Carrefour. Dari penampilannya, memang buah-buahan ini terlihat lebih segar dan meyakinkan. Lalu apakah benar isinya juga berbeda, dan kenapa bisa buah-buahan dari Victoria ini lebih baik dari buah-buahan import lainnya?




Australia dikenal sebagai penghasil buah-buahan 'clean & green', di mana dari letak geografisnya sebagai sebuah pulau, Australia terisolasi dari negara penghasil anggur lainnya sehingga secara alami Australia terlindungi dari wabah dan hama eksotis. Selain itu Australia memang memiliki kualitas tanah yang baik, ketersediaan air bersih yang memadai, serta regulasi pangan yang ketat, praktek pertanian yang inovatif.



Selain itu, bapak-bapak petani buah di atas sendiri ini meyakinkan bahwa buah-buahan dari pertanian mereka di Australia yang dikirim ke Indonesia benar-benar fresh dan tidak berpengawet, Buah-buahan ini tiba di Indonesia dalam waktu sekitar 3 minggu setelah dipetik. Tahukah kalian bahwa buah-buahan dari negara lain yang kalian temukan di supermarket bisa berusia bulanan setelah dipetik?

Packham Pear
Josephine Pear

Oleh karena itu, NOW! IN SEASON AUSTRALIA 2016 menawarkan buah-buahan yang memang sedang musim panen di Australia, Misalnya untuk masa ini, kita dapat menemukan Josephine Pear, jenis pir Australia yang panennya terjadi di bulan April sehingga jenis ini hanya bisa kita temukan di Transmart Carrefour sampai pertengahan bulan Mei saja, 

Sesungguhnya saya kurang menyukai buah pir, jadi saya berpikir, apa bedanya dengan pir lain? Akhirnya saya mencoba Josephine Pear ini, apakah benar berbeda? Ternyata benar! Dari gigitan pertama sangat terasa bahwa pir ini berbeda dari pir yang biasa saya makan. Teksturnya crunchy, dan rasanya manis namun tidak overly sweet, dan tidak terlalu berair - kenapa ini penting buat saya? Karena saya cenderung kurang bisa menerima buah-buahan yang overly sweet dan berair. Ketika keluarga saya mencoba Josephine Pear ini, mereka juga langsung bisa merasakan perbedaan pir Australia ini dengan pir yang biasa mereka beli. Rasanya memang lebih fresh, dan manisnya merata, di mana seringkali buah pir manis di bagian luar dan asam di bagian tengahnya.




Dan lihat keterangan pada gambar di atas? Now I need to consume more pears.

Selain untuk dimakan begitu saja, Australian Pears ini juga cocok digunakan di dalam berbagai resep. Dari acara kemarin, saya mendapatkan resep super sederhana dari Chef Yuda Bustara yang dapat dipraktekan di rumah sebagai alternatif resep makanan sehat.



Josephine Pear Australia with Rocket & Buffalo Mozzarella Salad

Bahan:
- 3 potong Josephine Pear dipotong-potong
- 3 cangkir daun roket
- 2 buah buffalo mozzarella
- ½ cangkir daun basil
- 60 ml extra virgin olive oil
- 2 sdm balsamic vinegar

Cara membuat:
1. Campurkan daun roket, buffalo mozarella yang telah disobek-sobek, potongan Josephine Pear, dan daun basil dalam mangkuk besar. Sisihkan.
2. Kocok olive oil dan balsamic vinegar dalam mangkuk kecil, bumbui dengan garan & merica. Tuang ke atas salad.

So simple! Tapi rasanya sedap dan segar!

So, enjoy your healthy & premium quality fruits right now!

Rabu, 27 April 2016

SOUTH KOREA TRIP (2016): Gapyeong Day Trip Part 1 - Nami Island



That day, I was planning to tour around Gapyeong using Gapyeong City Tour Bus. What's interesting in Gapyeong? Well, if you know Nami Island & Petite France, both of those places are in or nearby Gapyeong. Gapyeong is a county in Gyeonggi Province, surrounded by mountains and a river. You could reach Gapyeong by using bus or train from Seoul Metro lines you could transfer to GJ line and stop at Gapyeong Station. From this station, you could wait for the Gapyeong City Tour Bus to tour around the area. So, my first destination that day was Nami Island, let's check this post out and have some Winter Sonata moments.

I arrived at Gapyeong Station with friends around 8.30 in the morning at it was so freezing, apparently it was -5°C. No wonder. The tour bus should be arriving at the station around 9.10 AM, but since we couldn't bear the cold, we decided just to take taxi to Nami Island.




The fare was around KRW 3,700 from the station to Nami Island parking lot entrance, not bad. Across the street you could see Winter Sonata restaurant. I wonder if Nami Island would be so famous if that TV series never exist.




So, Nami Island is a half moon shaped isle, formed as a result of the construction of Cheongpyeong Dam. and on it is the grave of General Nami, who led a great victory against the rebels in the 13th year of the 7th king of the Joseon Dynasty, King Sejo - so the name Nami came from the General name. Actually Namisum is located 3.8 km from Gapyeong County, but belongs to Chuncheon in Gangwon-do. But still, it is one of the course for the Gapyeong Tour Bus.


To enter Nami Island, we need to buy the Naminara Republic Entry Visa for KRW 8,000. After purchasing the visa, we need to stand by and wait for the ferry to get across the river. Other than crossing the river by boat to reach Nami Island, you could also ride the zip-wire for KRW 38,000. It only took a few seconds to get across by zip-wire. So if you're not an acrophobia and willing to spend more, do try the zip-wire.




Nearby the ticket booth, there's a cozy cafe to sit and have a cup of tea or coffee while waiting for the next ferry to come.



Here comes the ferry! It only took around 5-10 minutes to get across.




Welcome to Nami Island! As you could see, there were still traces of snow on the rocks in the middle of March.


And you could see ice here and there. I even slipped on the icy ground once.



What's inside Nami Island? There are several themed gardens, exhibition galleries, performance halls, restaurants, and others. Let's take a look.












Hello ostrich!





So what do you think about Nami Island through those pictures? I think this place is quite pretty and photogenic with lines of tall trees, lake, where you could meet animals like squirrels and ostriches. A perfect place for those who enjoy strolling around the nature and breathe the fresh air. It is also a perfect place for couples I guess, this place has that romantic vibe.

Hungry while visiting this island? Don't worry, there are several restaurants here. And because it was quite freezing that day, we chose to eat something hot and soupy. So we entered this Korean Cuisine restaurant called Nammoon.


We were just so happy just to enter the restaurant, escaping from the cold air outside. Aah, finally it was warm. 




We ordered all soupy dishes, and as usual, the banchan (side dishes) were served first. And not so long after that, our steamy soupy dishes were served.



Galbitang (Beef Ribs Soup) - KRW 12,000

Hanu Gukbab (Korean Prime Beef Soup with Rice) - KRW 10,000

Bulgogi in Hotpot - KRW 10,000

Everything I tried was good. I guess hot soupy beef dish is just perfect for such weather.

After filling my tummy with the food, I continued to explore the island. Well, if you're too lazy to walk, you could rent something like this, or maybe you could rent a bike.


Don't forget to take the mandatory pictures in between the lines of trees.


Maybe, because this island is so famous that people from all around the world visited this place, they display the snowman statue in different traditional clothing to greet the visitors.





Selamat datang!


I found an interesting scene. Winter stroller?

Overall, I think Nami Island worth a visit. You could spend around 3-4 hours here, strolling around, take some pictures, have lunch, and hop on the tour bus to visit another tourist site. You need to schedule your visit if you're going to use the Gapyeong Tour Bus, so you won't miss the next bus.


We left Nami Island around 1 PM to catch the next Gapyeong tour bus, but apparently the bus wasn't on time. It was 45 minutes late from the schedule, and the line was getting longer. Luckily we got seats as we were the front liners. Yes, you might have to stand on the bus if it is crowded. Next stop, Petite France! I'll meet you in Petite France on the other post. Ciao!

SOUTH KOREA TRIP SERIES
[2013]